fbpx

Perbedaan kain rasfur dengan kain faux fur

Perbedaan kain rasfur dan kain faux fur ini akan dibahas sekilas sebagai bahan pertimbangan Anda dalam mencari produk kain bulu.

Kain rasfur adalah kain yang terbuat dari serat sintetis yang mirip dengan bulu hewan atau domba. Kain ini biasanya lembut, tebal, dan hangat, sering digunakan untuk membuat selimut, bantal, dan pakaian musim dingin.

Sementara itu, kain faux fur juga adalah kain sintetis yang meniru tekstur bulu hewan, tetapi tidak selalu memiliki tekstur yang sama dengan rasfur. Faux fur seringkali memiliki tekstur yang lebih halus atau runcing daripada rasfur, tergantung pada jenis material dan proses pembuatannya. Kain faux fur juga umumnya lebih ringan dan mudah dirawat daripada rasfur.

Dari segi tampilan, rasfur seringkali terlihat lebih natural dan tebal, sementara faux fur cenderung memiliki tampilan yang lebih modern dan artistik.

Harga kain rasfur biasanya lebih mahal daripada faux fur, karena proses pembuatannya yang lebih rumit dan materialnya yang mungkin lebih berkualitas.

Perbedaan Antara Kain Rasfur dan Kain Faux Fur

Kain rasfur dan kain faux fur adalah dua jenis kain sintetis yang sering digunakan untuk berbagai produk, mulai dari pakaian hingga aksesoris dekoratif. Meski keduanya menyerupai bulu hewan, kain rasfur dan kain faux fur memiliki perbedaan-perbedaan yang mencolok.

1. Bahan Baku

Kain rasfur umumnya terbuat dari serat sintetis yang dirancang menyerupai bulu hewan atau domba. Sementara kain faux fur, meskipun juga terbuat dari serat sintetis, tidak selalu meniru tekstur bulu hewan secara akurat dan dapat bervariasi dalam jenis teksturnya.

Baca juga :   Kain Bulu Rasfur Merk Cellindo Putra

2. Tekstur

Rasfur cenderung memiliki tekstur yang lebat, tebal, dan hangat, menyerupai bulu hewan yang asli. Di sisi lain, faux fur memiliki tekstur yang lebih halus atau bisa lebih runcing, tergantung pada bahan baku dan proses pembuatannya.

3. Tampilan

Rasfur biasanya memberikan tampilan yang lebih natural dan klasik, cocok untuk produk-produk yang ingin menampilkan kehangatan dan kelembutan bulu hewan. Faux fur, sebaliknya, sering kali memberikan tampilan yang lebih modern dan artistik, dengan variasi warna dan tekstur yang berbeda.

4. Kepraktisan

Faux fur umumnya lebih ringan dan mudah dirawat dibandingkan rasfur. Kain rasfur bisa memerlukan perawatan khusus agar tetap lembut dan tidak rusak, sementara faux fur biasanya lebih tahan lama dan tidak memerlukan perawatan khusus.

5. Harga

Meskipun bervariasi tergantung merek dan kualitas, secara umum kain rasfur cenderung lebih mahal daripada kain faux fur. Hal ini disebabkan oleh proses pembuatan rasfur yang lebih rumit dan bahan baku yang mungkin lebih berkualitas.

Dengan perbedaan-perbedaan tersebut, pemilihan antara kain rasfur dan kain faux fur menjadi hal penting dalam membuat keputusan pembelian.

Apakah Anda menginginkan tampilan lebih natural dan hangat dari rasfur, atau tampilan yang lebih modern dan praktis dari faux fur, semuanya tergantung pada kebutuhan dan preferensi pribadi.

Merawat kain rasfur dan kain faux fur

Merawat  rasfur dan faux fur dengan baik adalah kunci untuk memastikan keindahan dan keawetan produk tersebut.

Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk merawat  rasfur dan faux fur:

Merawat Kain Rasfur</h3>

1. Cuci dengan tangan: Sebaiknya cuci kain  secara manual dengan air dingin atau suam-suam kuku. Hindari menggunakan deterjen yang terlalu keras, gunakan deterjen yang lembut atau khusus untuk kain berbulu.

Baca juga :   Warna kain rasfur untuk boneka

2. Jangan menggunakan mesin pengering: Hindari mengeringkan kain ini di mesin pengering, karena panas yang tinggi dapat merusak serat kain. Sebaiknya gantung kain dan biarkan kering secara alami.

3. Sisir secara teratur: Untuk menjaga kelembutan serat kain, Anda bisa menyisir kain tersebut menggunakan sisir bergerigi lebar secara perlahan dan hati-hati.

Merawat Kain Faux Fur

1. Cuci sesuai petunjuk: Saat mencuci kain faux fur, pastikan untuk mengikuti petunjuk perawatan yang tertera pada label produk. Banyak kain faux fur dapat dicuci menggunakan mesin cuci dengan setting yang tepat.

2. Gunakan sikat lembut: Untuk menjaga kelembutan dan keindahan bulu kain faux fur, Anda dapat menggunakan sikat bulu lembut untuk menyikat kain tersebut secara perlahan dan merata.

3. Hindari panas berlebih: Hindari penggunaan mesin pengering dengan panas tinggi untuk mengeringkan kain faux fur, karena hal ini dapat merusak serat kain dan menimbulkan kerutan.

4. Simpan dengan benar: Simpan kain faux fur di tempat yang bersih dan kering, hindari tempat yang lembap atau terkena sinar matahari langsung untuk mencegah kerusakan pada kain.

Dengan merawat kain rasfur dan kain faux fur sesuai dengan petunjuk di atas, Anda dapat memperpanjang umur pakai kain tersebut dan tetap menjaga keindahan tekstur dan warnanya.

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top